FAEDAH ATAU MANFAAT ZIKIR (MENGINGAT ALLAH)
Manfaat zikir kepada Allah Swt banyak sekali, diantaranya iaitu:
- Mengusir syaitan, menundukkan dan menghindarkannya.
- Menghilangkan kesedihan dan kemuraman dari hati.
- Mendatangkan kegembiraan dan kesenangan dalam hati.
- Melapangkan rezeki dan mendatangkan barakah.
- Membuahkan redha, iaitu berupa kepasrahan diri kepada Allah dan kembali kepada-Nya. Selagi dia lebih banyak kembali kepada Allah dengan cara berzikir, maka dalam keadaan seperti apapun dia akan kembali kepada Allah dengan hatinya, sehingga Allah menjadi tempat mengadu dan tempat kembali, kebahagiaan dan kesenangannya, tempat bergantung tatkala mendapat bencana dan musibah.
- Membuahkan kedekatan kepada Allah. Seberapa jauh dia melakukan zikir kepada Allah, maka sejauh itu pula kedekatannya kepada Allah, dan seberapa jauh ia lalai untuk berzikir, maka sejauh itu pula jarak yang memisahkannya dari Allah.
- Membuat hati menjadi hidup.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “zikir bagi hati sama dengan air bagi ikan, maka bagaimana keadaan yang akan terjadi pada ikan seandainya berpisah dengan air?” - Membersihkan hati dari karatnya, karena segala sesuatu ada karatnya dan karat hati adalah lalai dan hawa nafsu. Sedang untuk membersihkan karat ini adalah dengan taubat dan istighfar.
- Hamba yang mengenal Allah, dengan cara berdo’a dan berzikir saat lapang, maka Allah akan mengenalnya di saat ia menghadapi kesulitan.
- Menyelamatkannya dari azab Allah sebagaimana yang dikatakan Mu’adz bin Jabal radhiyallâhu anhu dan dia memarfu’kannya, “Tak ada amal yang dilakukan anak Adam yang lebih menyelamatkannya dari azab Allah, selain dari zikir kepada Allah.”
- Menyebabkan turunnya ketenangan, datangnya rahmat dan para Malaikat mengelilingi orang yang berzikir, sebagaimana yang disabdakan Nabi Saw.
- Menyibukkan lisan dari melakukan ghibah, adu domba, dusta, kejelekan dan kebatilan. Sudah selayaknya bagi seorang hamba untuk berbicara yang baik, jika bicaranya tidak mampu mengarah kepada perkara-perkara halal, maka tidak ada yang boleh menyelamatkannya kecuali dengan zikir kepada Allah.
- Cukup banyak pengalaman dan kejadian yang membuktikan hal ini. Siapa yang membiasakan lidahnya untuk berzikir, maka lidahnya lebih terjaga dari kebatilan dan perkataan yang sia-sia. Namun siapa yang lidahnya tidak pernah mengenal zikir, maka kebatilan dan kejelekan banyak tercurah dari lidahnya.
- Zikir memberikan rasa aman dari penyesalan di hari kiamat. Kerana majlis yang di dalamnya tidak ada zikir kepada Allah, maka akan menjadi penyesalan bagi pelakunya pada hari kiamat.
- Zikir merupakan ibadah yang paling mudah, namun paling agung dan paling utama, kerana gerakan lidah merupakan gerakan anggota tubuh yang paling ringan dan paling mudah. Andaikan ada anggota tubuh lain yang harus bergerak, seperti berjalan dengan kaki sehari semalam, tentu ia akan kesulitan melaksanakannya dan bahkan tidak mungkin.
Karya Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah
Sumber dari Buku Do’a dan Wirid, Pustaka Imam asy-Syafi’i, Jakarta.
Comments
Post a Comment